
Ringkasan Berita:
- Kolaborasi antara Kopdes dan BUMDes Desa Bringinan berhasil dihindari dari konflik karena Kepala Desa memainkan peran ganda (pengawas Kopdes dan komisaris BUMDes), sehingga memastikan tidak terjadi benturan sengaja.
- Kolaborasi berjalan dengan baik, contoh: BUMDes menyerahkan pengelolaan modal simpan pinjam yang kewalahan kepada Kopdes.
- Kepala desa bangga dengan Kopdes Merah Putih Desa Bringinan yang beroperasi tanpa memerlukan modal besar dan mengutamakan kerja sama.
- Pilar keberhasilannya adalah tugas Kepala Desa sebagai pemimpin utama yang mengatur keduanya.
, PONOROGO -Pemerintah Desa (Pemdes) Bringinan memiliki strategi efektif agar Kopdes dan BUMDes di Desa Bringinan, Kecamatan Jambon, Ponorogo, Jawa Timur, tidak saling tumpang tindih.
"Banyak orang beranggapan bahwa BUMDes dan Koperasi Merah Putih akan bersaing, terjadi persaingan dan sebagainya," kata Kepala Desa Bringinan, Barno.
Namun, jelas hal tersebut bergantung pada kepala desa masing-masing, karena pemimpin utama di setiap desa memiliki peran dalam BUMDes maupun koperasi merah putih.
Kepala desa di Koperasi Merah Putih Desa Bringinan bertugas sebagai pengawas. Sementara itu, di BUMDes berperan sebagai dewan komisaris. Jika terjadi tabrakan secara tidak sengaja, kepala desa tidak mungkin mengalami kecelakaan, kata Barno.
Berjalan Beriringan
Bukti nyata, Barno mengakui di Desa Bringinan bahwa Koperasi Merah Putih dan BUMDes dapat berjalan seiring dan sejalan.
Terdapat berbagai bentuk kerja sama yang dilakukan.
"Contohnya mengenai lembaga simpan pinjam masyarakat. BUMDes sudah memiliki modal tetapi kesulitan dalam menjalankannya. Akhirnya diserahkan kepada koperasi Merah Putih, sehingga dapat berjalan," jelas Barno.
Ia menghargai kehadiran program Koperasi Merah Putih.
Menurutnya, saat ini perekonomian rakyat mulai bangkit dalam masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
"Saya bangga, Koperasi Merah Putih Desa Bringinan tidak menunggu modal besar. Mereka beroperasi dengan modal yang sedikit, mereka tidak kebingungan," kata Barno.
Hingga menemukan modal kerja sama, tidak perlu memiliki modal yang besar.
Menurut Barno, pengelola Koperasi Merah Putih Desa Bringinan sudah cukup baik.
"Yang jelas tidak saling tumpang tindih dengan BUMDes. Mereka justru bisa bekerja sama," ujarnya.
0 Response to "Pemdes Bringinan Ponorogo Susun Strategi Cegah Persaingan Koperasi Merah Putih dengan BUMDES"
Posting Komentar